Susunan Acara Pernikahan Adat Sunda Lengkap + Urutan Prosesi dari Lamaran sampai Resepsi

A
Admin
Pernikahan
Susunan Acara Pernikahan Adat Sunda Lengkap dari Pra Nikah sampai Resepsi
Susunan Acara Pernikahan Adat Sunda Lengkap dari Pra Nikah sampai Resepsi

Pernikahan adat Sunda dikenal sebagai salah satu tradisi pernikahan paling indah di Indonesia. Setiap prosesi tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga penuh makna filosofis, doa, dan harapan untuk kehidupan rumah tangga pasangan pengantin.

Bagi calon pengantin yang ingin mengadakan pernikahan adat Sunda, memahami susunan acara pernikahan adat Sunda dari awal hingga akhir sangat penting agar acara berjalan lancar dan penuh makna.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan rangkaian lengkap prosesi pernikahan adat Sunda, mulai dari tahap pra-nikah, acara H-1, hingga prosesi adat pada hari pernikahan.

Untuk memastikan semua persiapanmu rapi, pelajari juga panduan berikut:

Checklist Persiapan Pernikahan dari H-6 Bulan sampai Hari H

Mengapa Banyak Pasangan Memilih Pernikahan Adat Sunda?

Sebelum membahas urutan acara pernikahan adat Sunda, penting memahami mengapa banyak pasangan memilih tradisi ini.

Pernikahan adat Sunda bukan hanya soal ritual budaya. Setiap tahapan memiliki nilai filosofi mendalam tentang kehidupan rumah tangga, seperti:

Selain itu, prosesi pernikahan Sunda juga terkenal estetis dan sarat simbol budaya, mulai dari pakaian adat hingga iringan musik tradisional.

Rangkaian Acara Pra Nikah dalam Pernikahan Adat Sunda

1. Neundeun Omong

Neundeun omong adalah tahap awal dalam proses pernikahan adat Sunda. Pada prosesi ini, keluarga calon pengantin pria datang ke rumah calon pengantin wanita untuk menyampaikan niat baik.

Prosesi ini bersifat tidak resmi dan lebih kepada penjajakan hubungan antar keluarga.

2. Narosan atau Nyeureuhan (Lamaran)

Narosan adalah prosesi lamaran resmi dari pihak keluarga pria kepada keluarga wanita.

Dalam prosesi ini biasanya dibawa beberapa simbol lamaran seperti:

Pada tahap ini kedua keluarga juga membicarakan tanggal pernikahan dan rencana acara.

3. Seserahan atau Nyandakeun

Seserahan pernikahan adat Sunda adalah penyerahan barang dari pihak pria kepada calon mempelai wanita.

Jumlah seserahan biasanya ganjil seperti 5, 7, atau 9 jenis barang.

Beberapa isi seserahan yang umum antara lain:

Maknanya adalah simbol kesiapan calon suami menafkahi istrinya.

Baca juga:

14 Ide Isi Seserahan Pernikahan Adat Sunda

Biaya Pernikahan Adat Sunda: Rincian Lengkap dan Siapa yang Menanggung

Prosesi H-1 Pernikahan Adat Sunda

1. Ngaras

Ngaras adalah prosesi membasuh kaki orang tua sebagai simbol bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya.

Pada momen ini calon pengantin memohon maaf dan meminta restu sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

2. Siraman

Siraman merupakan prosesi memandikan calon pengantin menggunakan air bunga tujuh rupa.

Prosesi ini melambangkan penyucian diri sebelum memasuki kehidupan baru.

3. Ngerik

Ngerik adalah prosesi membersihkan bulu halus pada wajah calon pengantin.

Selain untuk mempercantik tampilan, prosesi ini juga melambangkan keindahan lahir dan batin.

4. Ngeuyeuk Seureuh

Ngeuyeuk seureuh merupakan prosesi adat yang penuh nasihat tentang kehidupan rumah tangga.

Prosesi ini dipimpin oleh tetua adat yang memberikan wejangan kepada kedua mempelai.

Makna Ngeuyeuk Seureuh dalam Pernikahan Sunda

Susunan Acara Pernikahan Adat Sunda di Hari H

1. Mapag Panganten

Mapag panganten adalah prosesi penyambutan pengantin pria oleh keluarga mempelai wanita.

Biasanya disambut dengan:

2. Seren Sumeren

Seren sumeren adalah prosesi penyerahan pengantin pria kepada keluarga mempelai wanita.

Prosesi ini dilakukan melalui pidato adat berbahasa Sunda oleh perwakilan keluarga.

Contoh Teks Seren Sumeren Panganten Pameget

3. Akad Nikah

Akad nikah adalah inti dari seluruh rangkaian pernikahan.

Pada tahap ini berlangsung ijab kabul antara mempelai pria dan wali mempelai wanita yang disaksikan oleh penghulu dan para saksi.

4. Saweran

Prosesi saweran dilakukan dengan menaburkan beberapa simbol:

5. Nincak Endog

Pengantin pria menginjak telur mentah sebagai simbol awal kehidupan rumah tangga.

Setelah itu pengantin wanita membasuh kaki suaminya sebagai tanda penghormatan.

6. Meuleum Harupat

Prosesi membakar lidi yang melambangkan pengendalian emosi dalam rumah tangga.

7. Huap Lingkung

Kedua mempelai saling menyuapi makanan sebagai simbol saling mendukung dalam kehidupan rumah tangga.

8. Muka Panto

Prosesi adu pantun antara pihak pengantin pria dan wanita sebelum pintu dibuka.

9. Pabetot Bakakak Hayam

Kedua pengantin menarik ayam bakar bersama sebagai simbol berbagi rezeki.

10. Ngaleupas Japati

Prosesi pelepasan burung merpati sebagai simbol kebebasan dan awal kehidupan baru bagi pasangan pengantin.

Tips Agar Pernikahan Adat Sunda Berjalan Lancar

FAQ Pernikahan Adat Sunda

Apakah semua prosesi adat Sunda wajib dilakukan?

Tidak. Banyak pasangan modern hanya memilih prosesi inti seperti siraman, akad nikah, saweran, dan nincak endog.

Berapa lama durasi acara adat Sunda?

Biasanya rangkaian prosesi adat pada hari H berlangsung sekitar 2–4 jam sebelum resepsi.

Apakah pernikahan adat Sunda bisa digabung dengan konsep modern?

Bisa. Banyak pasangan menggabungkan prosesi adat dengan konsep resepsi modern.

Tags

A

Admin

Penulis di e-Moment Blog dengan passion di bidang teknologi, undangan digital, dan pengembangan web. Senang berbagi insight tentang bagaimana teknologi dapat memudahkan kehidupan sehari-hari.

Bagikan:
Artikel Sebelumnya

Biaya Pernikahan Adat Sunda: Rincian Lengkap, Tips Hemat, dan Siapa yang Menanggung

5 menit baca
Artikel Selanjutnya

Panduan Lengkap Persiapan Pernikahan Adat Sunda dari H-90 hingga H-Hari

5 menit baca

Artikel Terkait

Lihat Semua

Mulai Buat Undangan Digital Anda!

Dapatkan pengalaman undangan digital yang modern dan elegan dengan e-Moment.